Kamis, 24 Februari 2011

Keraguan sebuah pilihan

oleh Dwie Nurimutz pada 07 Februari 2011 jam 23:05

Bila perkataan sudah itu bisa aku dapat,kan ku ambil semampuku, tetapi sungguh sulit ku mencarinya, dalam kegelapan malam ku terus merenung, dalam segelintir kebahagiaan ini tersimpan sejuta kepedihan, terkandung sejuta air mata kebimbangan, aku bukan seorang yang pandai menyembunyikan perasaan, terlalu sulit jalan yang ku lalui,terjalnya tebing itu aku berusaha mendakinya, tapi sangatlah sulit untukku mencapai titik dimana bisa ku petik kebahagian, arah dan tujuan ku membeku disini dimana aku berdiri di tengah gurun yang tandus, aku mendapat hamparan lautan tapi ku ingin mempertahankan secawan anggur yang telah lama ku gengam,sungguh sulit menentukan pilihan dan menyadari kalau ini adalah kenyataan bukan hanya impian, dan aku merasa tak mudah untuk membeli kebahagian.

Senin, 07 Februari 2011

kau

by Dwie Nurimutz on Thursday, December 30, 2010 at 12:06am

berjalan bersamamu

tersanjung aku saat kau dekap diriku

terasa indh sungguh duniaku

kau terbangkan anganku

kau,,,,,

indah ku pandang mata

menyejukan hati gungdahku

membunuh sepiku

kau,,,,,

terlalu sempurnanya dirimu

membuatku tak bisa

aku tak mampu

terlalu hina diri ini tuk bersanding dengan mu

ketika kau datang

mengapa takdir tak merestui

mengpa ada dinding pemisah terbentang

ada tirai kehidupan menyelimuti

aku,,,,,

disiniku rasakan sisa sisa kenangan

kuresapi mimpi mimpi

yang pernah terukir bersamamu

ya,,,, bersama kamu

aku,,,,

biarkan aku menyepi

menyendiri

mengusir perrih di hati

kau,,,,,,

adalah kesalahan

kau,,,,,

adalah dosa termanisku

Bila perkataan sudah itu bisa aku dapat,kan ku ambil semampuku, tetapi sungguh sulit ku mencarinya, dalam kegelapan malam ku terus merenung, dalam segelintir kebahagiaan ini tersimpan sejuta kepedihan, terkandung sejuta air mata kebimbangan, aku bukan seorang yang pandai menyembunyikan perasaan, terlalu sulit jalan yang ku lalui,terjalnya tebing itu aku berusaha mendakinya, tapi sangatlah sulit untukku mencapai titik dimana bisa ku petik kebahagian, arah dan tujuan ku membeku disini dimana aku berdiri di tengah gurun yang tandus, aku mendapat hamparan lautan tapi ku ingin mempertahankan secawan anggur yang telah lama ku gengam,sungguh sulit menentukan pilihan dan menyadari kalau ini adalah kenyataan bukan hanya impian, dan aku merasa tak mudah untuk membeli kebahagian.